LOBSTERKU CRAYFISH FARM Headline Animator

We want to sell this website

If you want to buy / have this website, please give your offer to us via email bisnis.lobster@gmail.com

Sabtu, November 15, 2008

Makanan Lobster Air Tawar

Apakah makanan yang tepat untuk LAT?

Pada umumnya LAT dapat mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mudah kita temui sehari-hari.

Sayuran / umbi-umbian
- Toge
- Sawi
- Wortel
- Kangkung
- Singkong
- Ubi jalar dll.

Untuk makanan yang tidak tenggelam seperti toge sebaiknya diseduh air panas / direbus dahulu sehingga bisa tenggelam.
Untuk makanan seperti wortel, singkong, ubi jalar dapat diiris tipis memanjang seperti tusuk gigi atau di serut.

Tanaman air
- Enceng gondok
- Selada air dll
Selain untuk makanan, tanaman air ini juga bisa menjadi sumber oksigen sementara pada saat listrik mati.

Daging
- Usus ayam
- Keong mas
- Cacing tanah
- Cacing darah / bloodworm
- Cacing,tubifex / cacing sutera
- Udang
- Ikan mati dll.

Pelet
- Pelet Udang


Saran untuk pemberian makanan LAT ini:
  • komposisi pemberian pakan harus disesuaikan antara pakan pelet dan pakan alami (sayuran/umbi, tanaman air dan daging). Jangan terlalu berbeda karena akan mengganggu proses pertumbuhan LAT tersebut).
  • pemberian pakan harus sesuai dengan takaran / disesuaikan dengan jumlah LAT dan ukuran media. Sebaiknya maksimal 5% dari berat tubuh LAT tersebut. (Perlu dipahami bahwa LAT tidak memiliki usus yang panjang seperti halnya ikan koki, sehingga LAT akan mengkonsumsi jumlah makanan yang sangat sedikit dibandingkan dengan ikan koki.
  • pemberian makanan sebaiknya dua kali sehari yaitu 25% pada pagi hari dan 75% pada malam hari, karena LAT lebih banyak beraktivitas pada malam hari. Usahakan memberikan makanan pada jam yang sama.
  • disarankan untuk tidak memberikan pakan Pelet pada benih lobster yang berukuran dibawah 1', karena pelet terlalu banyak mengandung zat kalsium yang akan menyebab LAT akan sulit melepaskan diri dari kulitnya pada saat molting, oleh sebab itu dianjurkan menggunakan pakan alami saja.

6 comments:

Anonim mengatakan...

Apakah kolam untuk kawin LAT, pembesaran benih, dan pembesaran untuk konsumsi perlu kolam yang khusus berbeda. Misalnya untuk kawin perlu dipisah dengan air bening sirkulasi bagus 1 jantan 2-3 betina. dan untuk pembesaran benih sama saat dilepas dai induknya. kemudian untuk pembesaran perlu kolam besar, bagusnya pakai kolam besar dalam atau cetek +- 15 Cm tinggi, air bening atau air sawah. dasarnya tembok atau tanah. terima kasih. alamat email saya ahimabdurahim@yahoo.com, di jogja. punya lobster ukuran 8 -12 Cm sebanyak 150 ekor, belum tahu akan dijual kemana. terima kasih.

Anonim mengatakan...

pak, kalo daging ayam mentah untuk pakan lobster bisa apa tidak? thx

Anonim mengatakan...

Tanaman air
- Enceng gondok
- Selada air dll
Selain untuk makanan, tanaman air ini juga bisa menjadi sumber oksigen sementara pada saat listrik mati.

bukannya eceng gondok justru menghabiskan oksigen?
soalnya ada peternak belut yang mengatakan hal itu kepada saya.

Anonim mengatakan...

pak bagaimana cara mengurangi ketergantungan pada oksigen yg banyak. sy dengar ada petani yang tanpa filter, katanya biar tidak ketergantungan apa benar

Blogger mengatakan...

apakah bisa klo kaki belakang yang buat berenang dipotong bertelur???

salam

Anonim mengatakan...

makanan lobster yang cocok apa y
thx

Poskan Komentar

Tuliskan komentar anda disini